Mudahnya Merencanakan Pembangunan Desain Rumah Satu Lantai

Terkadang banyak orang yang bangga akan rumahnya yang super minimalis, sampai-sampai tidak ada kursi dan tempat tidurnya, he.he..

Indah, luas, ataupun kerennya suatu rumah sebenarnya bukan kelebihan ataupun keutamaan dari fisik rumah tersebut. Memang bagian ini juga merupakan sebuah kelebihan yang bisa dibanggakan, namun ada satu hal yang lebih penting daripada sekedar luas dan sempitnya bangunan ataupun mewah dan sederhananya sebuah rumah. Serta juga bukan karena rumahnya bertingkat satu, dua, tiga dan seterusnya.

Namun kelebihan dan keutamaan suatu rumah itu lebih kepada pengaturan sebuah fungsi dari ruangan yang akan dibangun serta perencanaan dikala Anda mulai membangunnya. Hal ini juga berkaitan dengan ketahanan dari bangunan rumah yang Anda buat.
Rumah Satu Lantai. Photoright: Paul Brennan / pixabay.com
Dan akan sangat riskan, atau bahasa mudahnya bahaya deh. Gini logikanya, jika bangunan yang Anda buat berada di daerah rawan gempa seperti Yogyakarta, Padang, Bengkulu dan beberapa daerah lainnya yang biasa dikenal dengan lingkar api kegempaan atau ring of fire, namun bangunan tersebut tidak Anda pikirkan bagaimana kekuatan strukturnya, lantas apa yang akan terjadi nanti?. Bisa Anda bayangkan bukan? …

Tips Ringan Membangun Rumah di Wilayah Rawan Gempa 


Berada di daerah rawan gempa memang memerlukan sebuah kewaspadaan, seperti halnya bangunan rumah yang berdiri di daerah tersebut. Pondasi dan struktur bangunan adalah bagian terpenting dari hal ini, setelah bagian itu terpenuhi Anda bisa memikirkan bagian lain seperti desain dan beberapa faktor keindahan lainnya.

Bentuk bangunan seperti rumah teletubbies juga bisa Anda jadikan sebuah rumah yang nyaman ko?. Selain bentuknya yang kokoh, keberadaannya bisa memberikan rasa nyaman bagi para penghuninya. Karena saya juga pernah melihat beberapa contoh rumah tahan gempa berbentuk seperti itu.

Nenek moyang kita seorang pelaut, namun ternyata mereka juga memiliki kemampuan dalam membuat rumah tahan gempa loh. Buktinya mereka meletakan batu di tiang-tiang rumah panggung.  Hal ini sebenarnya sederhana, namun fungsinya sangat penting bagi kelangsungan hidup mereka.

Batu ini berfungsi layaknya air, lah kok air sih. Gini maksud saya, ketika terjadi goncangan, batu itu mampu meredamnya dengan cara memberikan goyangan, hehehehe, bukan goyang ngebor, ngecor, ngaduk atau apalah … namun goncangan ini mengikuti arah dari goncangan gempa. Sehingga mampu meminimalisir robohnya bangunan.

Tidak ubahnya bagunan satu lantai, jumlah kolom dan slop juga harus Anda perhitungkan dengan sangat matang. Bahan yang digunakan hendaknya memiliki struktur yang ringan namun memiliki ketahanan yang baik. Penggunaan kerangka baja yang ringan dengan dinding menggunakan semen mortar juga bisa Anda pertimbangkan.

Berbagai hal yang telah saya jelaskan mungkin bisa memberikan dampak bagi biaya pembangunan, namun ada hal yang perlu Anda catat. Untuk sebuah rasa nyaman dan aman, biaya itu sepertinya tidak ada artinya dibandingkan jika Anda menyaksikan rumah roboh dan mengganggu keselamatan Anda dan keluarga. Tentu saja hal itu tidak Anda inginkan bukan?.

Kearifan lokal juga layak Anda pertimbangkan loh, ketika akan membangun rumah tahan gempa, apalagi berada di wilayah gempa dengan skala sedang hingga tinggi. Jangan sampai Anda hanya membuat rumah tahan gempa ringan seperti 4 SR, buatlah rumah yang memiliki ketahanan gempa tinggi seperti 8 SR hingga 9 SR.

Bila Anda merasa belum cukup memiliki bangunan tahan gempa yang berbiaya mahal, ada kiranya Anda bisa meniru beberapa masyarakat lokal yang mampu mengolah bahan bambu menjadi bahan bangunan yang sangat kuat.

Kesimpulannya, pastikan pondasi dan struktur bangunan rumah yang Anda beli itu kokoh dan kuat, apapun bentuk rumahnya dan berapapun tipenya, pastikanlah hal-hal tersebut. Setelah semua itu terpenuhi barulah Anda melihat desain dan fungsi dari rumah tersebut.

Dan semua ini bukan lima atau sepuluh menit saja. Karena rumah yang akan Anda miliki bukanlah hanya rumah yang akan dihuni untuk satu atau dua hari. Karena ini adalah investasi bagi Anda dan keluarga.

Untuk itu dibutuhkan pemikiran yang matang, sehingga rumah yang akan dimiliki bisa bermanfaat bagi Anda dan anak cucu nantinya.

Fungsi Rumah Dahulu Hingga Sekarang


Anda masih ingat dengan kata “nomaden?”. Itu adalah sebuah istilah bagi mereka yang berpindah-pindah tempat. Kesimpulannya, dahulu manusia hanya memiliki rumah sebagai tempat berlindung bagi dirinya dan juga kelompoknya, sehingga pada saat itu belum ada rumah minimalis, sederhana, atau rumah sangat sederhana sekali selonjor saja susah, he.he.he..

Mudahnya, dahulu manusia hanya memerlukan rumah sebagai tempat berlindung, sehingga bentuknya pun sebatas gua ataupun cerukan seperti rumah Patrick J.

Lain halnya didaerah kutub, bentuk rumah di daerah ini sangat menyimbolkan bentuk perlindungan dari hawa dingin dan juga angin kencang. Bentuknya seperti sebuah kubah, dan saya rasa Anda juga sudah melihatnya di televisi.

Dan saudara kita di Papua, yaitu suku Korowai memiliki rumah yang juga berfungsi sebagai perlindungan, karena letaknya yang mencapai 60 meter diatas permukaan tanah. Dan ini layaknya sebuah benteng pertahanan.

Dan bisa kita simpulkan, jika semua rumah pada awalnya berfungsi sebagai tempat berlindung dari satu hal yang membahayakan mereka. Karena pergeseran fungsi, teknologi serta budaya yang ada, maka bisa kita lihat saat ini banyak rumah yang indah bentuknya bahkan terkesan berubah-ubah bentuk dan fungsinya sesuai keinginan sang pemilik.

Langkah-langkah Perencanaan Pembangunan Rumah


Desain rumah satu lantai ataupun dua lantai itu tergantung dari pengaturan dan juga perencanaan awal ketika Anda berniat membangun sebuah rumah. Perencanaan yang detail bisa dibilang cukup penting, hal ini dilakukan agar semuanya pas, dalam arti Anda tidak mengeluarkan biaya lebih. Hal ini pernah saya bahas sebelumnya di artikel “membuat desain rumah satu lantai.”
Desain Rumah. Photoright: ElasticComputeFarm / pixabay.com
Lantas apa saja yang bisa Anda perhatikan dalam merencanakan pembangunan rumah satu lantai?. Simak tipsnya dibawah ini:

Hal pertama yang bisa Anda lakukan ialah estimasi harga, dan ini biasa disebut dengan Rencana Anggaran Biaya atau RAB. Anggaran kebutuhan ini sangat penting sekali, mengingat kebutuhan dalam membangun sebuah rumah bukanlah kebutuhan seperti ketika Anda membeli kacang goreng, untuk itulah rencana ini sangat penting bagi Anda. Karena rencana ini mampu meminimalisir pengeluaran berlebih yang tidak terduga. Perkiraan awal bagi bangunan rumah satu lantai per meternya berkisar 2 – 2,5 juta.

Dan harga ini cukup bagus dengan bahan bangunan standar, namun jika Anda menginginkan bahan yang lebih baik, pastinya anggaran yang dikeluarkan harus ditambah.


Biasanya pihak pemborong atau yang biasa Anda kenal dengan kontraktor akan memberikan estimasi harga sesuai dengan kemampuan pemilik rumah.

Dan hal ini bisa saja berbuah panjang, apabila harga berubah, untuk itulah diperlukan pembicaraan yang cukup lama, dalam artian Anda juga berhak memberikan masukan dan pengetahuan akan harga yang mereka ajukan. Karena itu diperlukan sebuah rekomendasi dari sahabat, dan orang-orang terdekat.

Karena resikonya, Anda bisa mengalami kerugian, misalnya telah terjadi kesepakatan antara Anda dengan pihak pemborong akan harga bangunan A. Namun ternyata harga itu berubah atau naik, dan Anda tidak tahu akan hal itu, repotnya pihak pemborong tidak mau tau ataupun dipusingkan akan hal ini, sehingga mereka menggantinya dengan barang yang diluar kesepakatan. Dan yang akan rugi?.

Untuk itulah perlunya pembicaraan awal dan mungkin Anda memiliki kenalan toko bangunan?. Itu akan lebih baik tentunya, walaupun setahu saya pihak pemborong biasanya memiliki toko bangunan langganan.

Perencanaan teknis yang meliputi pemilihan tukang, pemilihan bahan bangunan bahkan pemilihan tempat dimana Anda membeli bahan bangunan tersebut, serta jasa konsultan ataupun perancang dari bangunan yang akan dibangun. Akan lebih baik jika semua bagian itu bisa Anda lakukan sendiri, dalam artian Anda memiliki kenalan atau orang dekat yang berkaitan dengan hal tadi. Hal ini tentu saja untuk meminimalisir resiko, sehingga kenyaman yang didapat menjadi lebih sempurna.

Selian itu juga konsep dari bentuk dan fungsi rumah yang Anda inginkan harus mudah dimengerti oleh orang yang akan mengerjakan rumah Anda, sehingga tidak akan banyak membuang waktu.

Pengawasan pengerjaan pun menjadi satu hal pokok yang harus bisa Anda lakukan. Saya memiliki pengalaman dan cara tersendiri untuk Anda yang tidak bisa mengawasi secara langsung, namun minimal Anda bisa memberikan sebuah arahan sebelum mereka memulai pekerjaannya. Cara ini sangat cocok bagi Anda yang pergi pagi dan pulang sore hari.
  1. Sebelum berangkat, pastikan Anda memberikan arahan atau masukan kepada mandor dari pemborong tersebut. Seperti ketidaksesuaian dengan apa yang Anda inginkan, sehingga diperlukan beberapa hal yang perlu di tambah.
  2. Sebaiknya Anda selalu meminta laporan hasil yang telah dikerjakan kepada mandor dari pemborong tersebut setiap kali Anda pulang kantor.
  3. Periksa setiap hasil yang dikerjakan mereka sepulang kantor, sehingga Anda tahu apa saja tahap pembangunan yang telah diselesaikannya.

Tips Tambahan Mendesain Rumah


Ada beberapa hal yang kiranya penting Anda ketahui, dan tentu saja hal ini bisa mencegah pengeluaran berlebih. Sehingga tidak ada bahan bangunan yang nantinya terbuang percuma.

Karena berapapun besarnya uang atau bahan bangunan yang terbuang sudah pasti hal ini akan merugikan Anda. Dan Anda pasti tau jika pemborosan adalah satu hal yang tidak terpuji. Berikut ini tipsnya.

Ketika membangun rumah, pastikan Anda menentukan apa yang diinginkan kedepannya. Apakah Anda akan tetap dengan satu lantai atau akan membuatnya menjadi dua lantai.

Jika menginginkan bangunan dua lantai, namun saat ini Anda belum memiliki anggaran cukup, maka metode rumah tumbuh bisa dijadikan pilihan yang sangat tepat. Namun bila Anda hanya menginginkan bangunan satu lantai, maka Anda tidak perlu melakukan hal ini.

Metode rumah tumbuh memudahkan Anda ketika akan membuat bangunan dilantai dua nantinya, sehingga Anda tidak perlu melakukan pembuatan pondasi kembali. Karena metode ini seperti Anda menanam investasi, dimana Anda membuat pondasi untuk dua lantai sekaligus. Namun maksud saya disini bukan membangun bangunan satu lantai, lantas diatasnya Anda sudah membangun tiang untuk digunakan nantinya. Yang saya maksud ialah, anda membangun pondasi bangunan yang mampun untuk menopang bangunan dua lantai.

Dan ketika dana cukup, Anda tinggal membuat bangunan di lantai atas tanpa harus membongkar tembok untuk membuat pondasi baru. Mudah dam simpel bukan?. Lalu, mana yang Anda pilih?

Ingin Membangun Pondasi?, Inilah Jenis-Jenis Pondasi

Pondasi merupakan komponen wajib yang harus ada saat membangun sebuah rumah, karena memang pondasi mempunyai banyak sekali fungsi, dan yang paling pokok fungsi pondasi adalah sebagai perantara untuk meneruskan beban struktur yang ada di atas muka tanah dan gaya-gaya lain yang bekerja ke tanah pendukung bangunan tersebut. Untuk lebih jelasnya bisa baca dalam tulisan sebelumnya di tautan berikut: Fungsi Pondasi Dan Jenis Pondasi Bangunan

Dalam membangun sebuah pondasi perlu perencanaan, mempertimbangkan struktur bangunan dan perhitungan teknis lainnya. Jangan asal membangun, karena kesalahan dalam perencanaan pondasi akan berpengaruh besar terhadap keamanan bangunan dan juga faktor resiko lainnya. Sudah banyak contoh dimana bangunan mengalami kerusakan, dinding retak, bangunan ambruk, semua berawal dari pondasi yang tidak kuat. Baca juga: Pentingnya Perencanaan Dalam Membangun, Jangan Asal Mengerjakan
Jenis-Jenis Pondasi
Dalam tulisan sebelumnya sudah disinggung mengenai kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam membangun sebuah rumah, diantaranya: kesalahan dalam merencanakan pondasi, penulangan struktur yang asal-asalan, pemasangan kolom yang tidak lurus, pemasangan balok yang tidak bertumpu pada kolom, pemasangan dinding miring atau tidak lurus, dan lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya bisa membaca dalam tulisan di link ini: Kesalahan Mendasar Dalam Membangun Sebuah Rumah

Jenis-Jenis Pondasi

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat pondasi agar lebih kokoh. Namun sebelumnya perlu diketahui mengenai jenis pondasi, yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam.

Pondasi dangkal biasanya dipergunakan untuk bangunan sederhana, misalnya untuk rumah tinggal atau bangunan yang menopang beban tidak terlalu berat. Dari sebutannya sudah bisa diambil kesimpulan bahwa kedalaman galian jenis pondasi dangkal hanya beberapa meter saja kedalam tanah. Tipe yang sering dipergunakan dari jenis pondasi ini adalah pondasi menerus yang umumnya dipergunakan pada rumah tinggal, bisa dari bahan beton maupun pasangan batu. Beberapa jenis pondasi dangkal diantaranya Pondasi Batu Kali, Pondasi Telapak, Pondasi Raft (pondasi tikar), Pondasi Rakit, Pondasi Umpak dan Pondasi Plat Beton.

Pondasi dalam biasanya dipergunakan untuk gedung bertingkat atau bangunan yang memang memiliki konstruksi yang cukup berat. Biasanya dipergunakan untuk meneruskan beban bangunan melewati lapisan tanah lemah bagian atas ke lapisan lebih keras dibagian bawah. Contoh pondasi dalam diantaranya Pondasi Sumuran, Pondasi Tiang Pancang (Tiang Pancang kayu, Tiang Pancang Beton Pracetak, Tiang Pancang Baja), Pondasi Piers dan pondasi Caissons (Bor Pile).

Selain dua jenis pondasi tersebut, bisa juga memakai kombinasi pondasi pelat dan tiang pancang. Nah, demikian tadi uraian singkat mengenai pondasi dan juga jenis-jenisnya. Mohon maaf bila apa yang saya sampaikan kurang lengkap, untuk referensi lain bisa Anda cari melalu buku-buku atau tulisan yang banyak tersedia di blog atau website. Semoga bermanfaat.

Anggaran Biaya Membangun Rumah Yang Sering Membengkak

Membangun sebuah rumah terkadang tidak dibarengi dengan perencanaan yang baik, asal ada uang, pembangunan bisa dimulai. Tidak menjadi masalah bagi mereka yang dananya berlebih, karena pastinya semua kebutuhan material dan tenaga bisa tercukupi. Lain halnya dengan mereka yang membangun tanpa perhitungan, modal pas-pasan dan tanpa perencanaan sebelumnya, asal mulai saja. 

Tidak ada yang salah memang, karena membangun memang harus disesuaikan dengan keingin. Tapi, jangan lupa bahwa membangun sebuh rumah terkadang muncul anggaran biaya tak terduga. Bagi yang punya dana, menyewa tenaga ahli untuk menghitung dan menggambar rumah menjadi hal yang lumrah, sudah menjadi tren. Hal ini dimaksudkan agar dalam proses membangun sudah ada persiapan matang, jadi tidak akan mengalami kendala saat proses pelaksanaan pekerjaan.

Contoh kasus anggaran tak terduga


Saya sendiri saat ini sedang memperbaiki rumah, lebih tepatnya mengganti keramik lantai, tentu saja sejak awal sudah saya persiapkan material yang diperlukan. Dari awal sudah saya perkirakan terkait kebutuhan materialnya, keramik saya beli jauh-jauh hari. Material keramik lantai sudah saya sesuaikan dengan kebutuhan, sesuai perhitungan yang saya buat. 
Anggaran Biaya Membangun Rumah

Tapi, nyatanya setelah pelaksanaan hampir 75%, baru kelihatan bahwa keramik mengalami kekurangan, sisa keramik yang ada dengan luas ruangan yang akan di keramik tidak sebanding, keramik mengalami kekurangan jumlah. Padahal sedari awal sudah saya perkirakan, sesuai kebutuhan. 

Dari analisa saya, kekurangan material terjadi karena ada banyak keramik yang terbuang karena merupakan sisa potongan. Banyaknya potongan keramik menjadikan perhitungan menjadi meleset, bukan salah pada perhitungannya. Akhirnya mau tidak mau harus membeli keramik lagi, anggaran beli keramik yang tadinya tidak ada akhirnya harus dicukupi.

Contoh lainnya adalah keinginan untuk memperbaiki kamar mandi, awalnya saya tidak kepikiran kesitu, perbaikan kamar mandi tidak saya rencanakan untuk saat ini. Tapi, karena mumpung ada tukang dan kamar mandi perlu segera diperbaiki juga, akhirnya harus mengeluarkan dana tambahan. Dengan kata lain ada pembengkakan anggaran karena ada pekerjaan tambahan diluar rencana.

Untuk kasus lain juga berlaku demikian, perhitungan HOK meleset, karena terkadang proses pelaksanaan tidak sesuai rencana, ada penambahan hari kerja untuk menyelesaikan pekerjaan, bisa karena faktor teknis mapun non teknis, pengaruh cuaca misalnya. Material yang sudah disiapkan sebelumnya bisa habis dahulu karena penggunaan material atau campuran tidak sesuai dengan rencana. Hal-hal diluar rencana inilah yang sering menjadikan pembengkakan pada jumlah anggaran.


Jadi, sebisa mungkin sebelum memulai sebuah pekerjaan dipersiapkan segala sesuatu. Perlu dana cadangan sebagai antisipasi bila terjadi pembengkakan anggaran. Kalau sampai dana habis tapi pekerjaan belum selesai, tentu saja akan terjadi kendala, bisa-bisa pekerjaan tidak selesai karena tidak ada biaya lagi. Rencanakan sebaik mungkin, jangan asal membangun, anggaran biaya perlu dipikirkan baik-baik. Jangan sampai pekerjaan belum selesai tapi uangnya sudah habis.

Kamar Yang Nyaman Buat Tidur Atau Istirahat

Setiap orang tentu memiliki aktifitas yang berbeda-beda, ada yang bekerja dalam ruangan, atau bekerja diluar ruangan. Tapi, apapun rutinitasnya, tetap saja membutuhkan istirahat yang cukup untuk memulihkan kembali stamina. Oleh karena itu, tidur yang cukup dengan kualitas tidur yang baik tentu saja menjadi dambaan setiap orang. Namun, sayangnya tidak semua orang bisa memperoleh tidur yang berkualitas, dimana banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut. 

Bila bicara soal kamar tidur, tentu butuh perencanaan dan penataan sedemikian rupa agar kamar menjadi nyaman untuk tempat istirahat. Misalkan saja dalam pemilihan warna, terkadang orang memaksakan kehendak dalam memilih warna cat kamar tidur, biasanya karena selera, padahal belum tentu cocok untuk kamar. Coba cari referensi pemilihan warna yang tepat buat kamar tidur agar bisa menghadirkan kenyamanan, atau bisa membaca tips memilih warna ruang yang pernah saya tulis di blog ini, bisa baca di tautan berikut: Tips Memilih Warna Untuk Ruangan

Selain warna ruang tidur, yang tak kalah penting dalam kenyamanan beristirahat adalah tempat tidur, dimana banyak sekali pilihan tempat tidur di pasaran. Memang, tidak semua orang suka menggunakan tempat tidur, menggunakan kasur dilantai menjadi alternatif kenyamanan, faktor luas ruang juga bisa berpengaruh pada pemilihan jenis tempat tidur. Apapun itu, semua ada plus minusnya, semua bergantung pada selera, namun jangan lupa mencari referensi kira-kira lebih baik tidur di lantai atau menggunakan tempat tidur, karena semua ada konsekuensinya, terutama bagi kesehatan.
Tips Kamar Yang Nyaman Buat Tidur Atau Istirahat
Bagi yang suka menggunakan tempat tidur, ada banyak jenis tempat tidur, luas dan harganya pun tentu saja berbeda-beda, pilih sesuai selera, namun jangan sampai mengesampingkan kenyamanan. Ingat, yang ingin diperoleh adalah tidur yang nyaman dan berkualitas. Cari referensi cara memilih tempat tidur, atau bisa baca-baca dalam tulisan yang pernah di tulis dalam blog ini mengenai cara memilih tempat tidur, bisa baca di tautan ini: Tips Untuk Memilih Tempat Tidur Yang Baik

Tidak hanya bagi orang dewasa, anak-anak pun juga butuh kenyamanan dalam tidur dan aktifitas sehari-hari, utamanya di kamar tidur. Oleh sebab itu, jangan asal dalam merencanakan ruang tidur bagi anak, perlu desain yang sesuai dengan dunia anak-anak. Banyak referensi yang ada di internet, bisa cari lewat mesin pencari google, atau, bisa juga membaca postingan yang dulu pernah di tulis dalam blog ini, bisa baca di sini: Mendesain Kamar Tidur Anak

Bagi yang punya kos-kosan, atau yang ingin membangun kos-kosan, jangan lupakan kenyamanan penghuni kos. Bagaimanapun juga kenyamanan kamar kos sangat penting, bila penghuni kos tidak nyaman, maka besar kemungkinan dia tidak betah dan akan pindah. Kalau sampai penghuni kos tidak betah dan pindah, siapa yang rugi?, pemilik kos tentunya. Sebab itulah, kenyamanan kos-kosan perlu diperhatikan, dalam tulisan ini ada beberapa tips yang mungkin berguna untuk memberi kenyamanan pengguna kamar kos, bisa baca di tulisan ini: Agar Suasana Kamar Kos Menjadi Nyaman

Demikian tadi beberapa serba-serbi mengenai kamar, baik kamar pribadi, anak-anak, mapun kamar kos. Intinya bahwa kenyamanan dalam menempati kamar bisa memberikan kualitas dalam tidur dan istirahat akan terasa lebih segar dan menyenangkan. Semoga bermanfaat.

Atap Rumah Sering Bocor?, Waspadai Penyebab Dan Sumber Masalahnya

Memiliki rumah yang nyaman tentu saja menjadi harapan banyak orang, karena dengan kondisi rumah yang nyaman akan membuat tenang dan tentu saja membuat betah. Namun, tidak selalu kenyamanan yang diinginkan tersebut bisa didapatkan, meski dari awal sudah dirancang sedemikian rupa agar bisa memberikan kenyamanan, akan tetapi dalam perjalanannya bisa saja muncul permasalahan yang mengganggu. 

Sudah pernah saya tulisakan sebelumnya mengenai beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam membangun sebuah rumah. Ada banyak faktor penting yang terkadang diabaikan, padahal hal-hal tersebut adalah sesuatu yang mendasar dan besar pengaruhnya terhadap bangunan. Bisa baca tulisannya di tautan berikut: Kesalahan Mendasar Dalam Membangun Sebuah Rumah.

Hal yang sering terjadi adalah atap yang bocor saat musim penghujan, kalau dibiarkan berlama-lama, bisa-bisa akan menimbulkan masalah baru, misalkan saja kerusakan pada plafon atau usuk yang keropos. Sebelumnya juga pernah saya bahasa mengenai beberapa faktor yang menyebabkan atap rumah bocor, bisa baca dalam tulisan di link berikut: Faktor Penyebab Kebocoran Pada Atap Rumah
Atap Rumah Sering Bocor?, Waspadai Penyebab Dan Sumber Masalahnya
Kali ini saya hanya ingin sedikit mengulang, karena memang kebocoran pada atap rumah adalah permasalahan yang terkesan sepele namun berdampak besar. Beberapa hal yang menyebabkan atap bocor diantaranya:
  1. Genteng yang retak atau pecah
  2. Posisi genteng yang tidak rapat
  3. Ukuran genteng tidak sama, hal ini mungkin terjadi bila merek atau produsennya tidak sama
  4. Belum dipasang kerpus/ nok, atau bila sudah terpasang, bisa jadi adukan dibawahnya pecah atau retak.
  5. Ada sampah/ kotoran yang menyumbat sehingga air meluap dan merembes melalui sela genteng
  6. Ukuran/ diameter pipa paralon pembuangan terlalu kecil sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar
  7. Seng keropos/ berkarat sehingga sudah rapuh dan bocor
  8. Bekas paku pada seng, bila paku lepas maka harus segera ditambal, bila tidak maka lubang bekas paku bisa menyebabkan kebocoran
  9. Seng tidak rapat pemasangannya, dalam pemasangannya seng harus rapat dan menumpang satu sama lain sehingga bisa mencegah timbulnya kebocoran
  10. Cor atau dak beton retak/ pecah
  11. Asbes retak atau pecah
  12. Beban atap terlalu berat sehingga konstruksi melengkung karena tidak mampu menahan beban
  13. Kemiringan atap yang kurang, sudut ideal pemasangan atap adalah 30-40 derajat.
Perawatan masing-masing jenis atap tentu saja berbeda-beda, genteng, cor, asbes, seng, dan jenis atap lain memiliki plus minus masing-masing, harus jeli dalam memilih dan menyesuaikan dengan lingkungan atau alam sekitar.


Selain tiga belas penyebab atap bocor tersebut, mungkin saja bisa terjadi hal-hal non teknis lain yang menyebabkan kebocoran pada atap. Tentu saja kondisi atap harus selalu dikontrol agar permasalahan terkait kebocoran atap tidak timbul. Bila sudah terlanjur terjadi kebocoran, sesegera mungkin harus segera di perbaiki agar tidak menimbulkan masalah baru. Demikian 13 faktor penyebab atap rumah sering bocor, semoga bermanfaat.