Cara Menentukan Harga Paving

Bicara soal paving memang tak ada habisnya, karena memang jenis material ini banyak digunakan untuk berbagai keperluan perkerasan, baik jalan, halaman, taman, atau lokasi-lokasi lain. Selain mudah dalam pemasangan, paving juga mudah ditemukan di pasaran. Pada postingan sebelumnya sudah saya tulisakn disini mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan paving blok, diantaranya:
Nah, pada tulisan kali ini akan saya coba tuliskan mengenai cara menentukan harga paving. Tentu saja hal ini berkaitan dengan usaha pembuatan paving dan cara menentukan harga jualnya. Penentuan harga paving untuk tiap-tiap daerah berbeda-beda, tergantung dari harga bahan dasar paving dan hasil pembuatan selama satu hari oleh pekerja.
Sebagai contoh, paving persegi panjang dengan ukuran 20 cm x 10 cm x 6 cm dengan tingkat mutu untuk jalan, dengn perbandingan campuran 1 PC : 3 Pasir.

Kebutuhan bahan            : 0,20 x 0,10 x 0,06 = 0,0012 m3
Perbandingan campuran  : 1 PC : 3 Pasir
Kebutuhan pasir              : 3/4 x 0,0012 = 0,0009 m3
Kebutuhan PC                : 1/4 x 0,0012 = 0,0003 m3 = 0,0099 sak
Catatan 1 m3 semen PC : 33 sak semen @40 kg
Kebutuhan upah             : Upah pekerja 1 hari Rp 15.000, 1 hari kerja menghasilkan 300 buah paving
Harga material                : Pasir  Rp 50.000 / m3, Semen 40 kg Rp 20.500 / sak

Perhitungan Biaya
Bahan
Pasir          = 0,0009 m3 x Rp 50.000  = Rp   45,00
Semen PC = 0,0099 sak x Rp 20.500  = Rp 202,95
Jumlah kebutuhan biaya bahan adalah 45,00 + 202,95 = Rp 247,95

Upah
1 buah paving = Rp 15.000 / 300 = Rp 50,00

Jadi, kebutuhan total bahan + upah adalah Rp 247,95 + Rp 50 = Rp 297,95

Dengan kata lain bahwa harga satu buah paving adalah Rp 297,95. Ini baru harga paving ditempat, kalau misalnya untuk menentukan harga paving antar ketempat yang jauh tinggal ditambahkan saja biaya ongkos kirim.  

Sebagai catatan, perhitungan diatas adalah perhitungan untuk paving dengan bentuk persegi panjang dengan ukuran 20 cm x 10 cm x 6 cm, kalau ketebalan dan bentuknya berbeda tentu saja perhitungannya juga tidak sama dengan contoh diatas. Selain itu, harga material diatas hanyalah sebuah contoh, untuk harga pasir, semen, dan upah harus diganti sesuai dengan harga yang saat ini ada di pasaran.

Cara Yang Digunakan Untuk Menghitung RAB Pembangunan Rumah

Membangun sebuah rumah merupakan idaman setiap orang, banyak yang merencanakan dengan sebaik mungkin, ada juga yang merencanakan sambil jalan tanpa perhitungan dengan RAB terlebih dahulu. Bagi yang hendak membangun rumah dengan rencana anggaran biaya (RAB), terkadang mengalami kendala terkait dengan pemahaman terhadap analisa dalam RAB, bagi yang punya dana lebih bisa menggunakan jasa perencanaan dari tenaga ahli yang sekarang ini banyak dijumpai.
Untuk saat ini, minimal ada tiga cara yang biasa digunakan untuk menghitung RAB, cara-cara tersebut adalah:

Menghitung RAB Dengan Menggunakan Perkiraaan Biaya
Cara ini sangat sederhana, hanya dengan menggunakan perkiraan biaya per M2, yaitu mengalihkan jumlah luas bangunan dengan perkiraan biaya membangun per M2. Cara ini biasa dipergunakan oleh tukang borong bangunan berdasarkan pengalaman terhadap bangunan yang dikerjakan sebelumnya. Misalnya biaya membangun per M2 Rp. 2.500.000,- sedangkan luas bangunan yang akan dikerjakan 200 M2, maka kebutuhan biaya total adalah 200 x 2.500.000 = Rp. 500.000.000,-.

Meskipun cara ini mudah, namun tentu saja tidak akurat karena hanya bersarkan perkiraan tanpa analisa pasti.

Menghitung RAB Dengan Analisa RAB
Cara menghitung dengan analisa RAB adalah cara yang sangat disarankan mengingat metode perhitungan biaya yang digunakan berdasarkan analisa SNI. Cara ini biasa digunakan oleh perencana konstruksi dengan dasar perhitungan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Konstruksi (AHS-SNI). Jadi, tidak semua orang bisa menggunakan cara ini, meskipun cara ini juga bisa dipelajari.

Sebagai contoh, berikut ini beberapa cara menghitung RAB dengan analisa SNI
Menghitung RAB Dengan Bantuan Software
Mungkin cara ketiga ini masih awam, karena menggunakan bantuan software, meskipun sebenarnya sangat mudah cara penggunaannya. Biasanya yang diperlukan adalah volume dan harga bahan serta upah pekerja riil, nanti tinggal masukkan dalam software tersebut. Dalam software nanti sudah analisa SNI dan akan menghitung RAB secara otomatis.

Demikian tadi tiga cara yang biasa digunakan untuk menghitung RAB. Untuk cara yang umum digunakan adalah cara pertama dan kedua, sedangkan cara ketiga masih belum begitu biasa digunakan. Apapun pilihannya, namun yang pasti adalah perlu sebuah perencanaan matang sebelum kita memulai membangun sebuah rumah.

Cara Menghitung RAB Pasang Paving Blok 8 CM K: 175

Paving adalah salah satu material yang banyak dipergunakan untuk perkerasan jalan, taman, dan juga halaman. Bentuk dan ukuran paving bermacam-macam, ada bentuk segi enam maupun segi empat. Ketebalan paving ada yang 6 cm, 8 cm, 10 cm, dst. Untuk jenis paving yang umum digunakan untuk perkerasan jalan adalah paving segi empat, sedangkan untuk halaman dan taman biasanya menggunakan paving segi enam.
Berikut ini sebuah contoh perhitungan rencana anggaran biaya (RAB) pasang paving blok tebal 8 cm mutu K 175 untuk luas 1 M2, dengan menggunakan analisa SNI 2010.
Koefisien SatuanUraianHarga SatuanJumlah
1.0100 m2Paving blok Holand 8 cm K : 17560,000.00 60,600.00
0.1000 m3Pasir pasang150,000.00 15,000.00
0.2000 OrgPekerja40,000.00 8,000.00
0.3000 OrgTukang batu52,500.00 15,750.00
0.0300 OrgKepala tukang batu55,000.00 1,650.00
0.0250 OrgMandor 50,000.00 1,250.00
0.0500 lotPeralatan 23,500.00 1,175.00
103,425.00

Contoh perhitungan diatas untuk luas 1 m2, untuk menghitung kebutuhan total biaya tinggal mengalikan antara volume dengan harga satuan per meter persegi.

Misalnya dengan menggunkan harga satuan diatas, untuk menghitung kebutuhan pasang paving dengan luas 50 m2, perhitungan yang digunakan adalah 50 x 103,425.00 =  5,171,250.00. Jadi, kebutuhan pasang paving blok tebal 8 cm dengan mutu K: 175 luas 50 m2 adalah Rp  5,171,250.00.

Harga satuan bahan dan upah yang digunakan dalam perhitungan diatas hanyalah sebuah contoh, untuk menghitung kebutuhan riil tinggal diganti dengan harga bahan dan upah tenaga sesuai dengan yang ada di wilayah Anda. Perlu diingat bahwa yang perlu diganti untuk menghitung kebutuhan riil di wilayah Anda hanyalah harga satuan bahan dan upah tenaga kerja, untuk koefisien, bahan dan kebutuhan tenaga adalah analisa baku SNI.

Cara Menghitung RAB Memasang Lantai Marmer ukuran 1.00x1.00 m

Untuk memperindah lantai, selain dengan ubin PC abu-abu, lantai keramik dan lantai granito, bisa juga dengan menggunakan lantai marmer. Namun semua butuh perhitungan matang karena apapun pilihan jenis lantainya ada kaitan erat dengan pembiayaan yang akan dikeluarkan. Nah, sebagai bahan pertimbangan dalam memilih lantai, tak ada salahnyanya dicoba untuk menghitung kebutuhan biaya untuk memasang lantai marmer.
Lantai Marmer / img: polesmarmer.org
Berikut ini saya contohkan perhitungan 1 M2 memasang lantai marmer ukuran 1.00 x 1.00 meter dengan menggunakan analisa SNI 2010.

KOEFISIENSATUANURAIANHARGA SATUANJUMLAH
1.0600 m2Marmer610,000.00646,600.00
8.1900 KgPortland Semen1,800.0014,742.00
0.0450 m3Pasir Pasang140,000.006,300.00
0.6500 KgSemen Warna2,000.001,300.00
0.6200 OHPekerja40,000.0024,800.00
0.3500 OHTukang Batu52,500.0018,375.00
0.0350 OHKepala Tukang55,000.001,925.00
0.0300 OHMandor50,000.001,500.00
715,542.00

Hasil perhitungan diatas adalah kebutuhan biaya untuk pasangan 1 M2 lantai marmer ukuran 1.00 x 1.00 meter. Untuk menghitung kebutuhan biaya total tinggal kita kalikan antara volume yang akan dikerjakan dengan harga satuan per m2.

Contoh: volume yang akan dikerjakan adalah 100 m2, dengan harga satuan per m2 adalah Rp 715,542.00. Untuk menghitung kebutuhan total biaya tinggal kita kalikan antara volume dengan harga satuan. Perhitungannya adalah 100 x 715,542.00 = Rp 71.554.200,00. Jadi, kebutuhan biaya untuk menyelesaikan pekerjaan 100 m2 pasang lantai marmer ukuran 1.00 x 1.00 meter adalah Rp 71.554.200,00.

Sebagai catatan, harga bahan dan upah pekerja yang digunakan dalam perhitungan diatas hanyalah contoh, untuk menghitung kebutuhan riil harus menggunakan harga bahan dan upah tenaga sesuai yang ada di wilayah Anda. Semoga bermanfaat...

Cara Menghitung RAB Pasang Lantai Ubin Granito Uk. 40 x 40 cm

Lantai yang indah merupakan idaman setiap orang, karena dengan lantai yang bersih dan terkesan indah menjadikan rumah lebih nyaman untuk ditinggali. Ada banyak cara dilakukan untuk membuat lantai menjadi indah, selain dengan memasang lantai keramik, pilihan lainnya adalah dengan memasang lantai ubin granito.
Lantai Granit / img: www.mentessobredotadas.blogspot.com
Ada bermacam pilihan ukuran lantai granit dipasaran, salah satunya adalah ukuran 40 x 40 cm. Bagi Anda yang saat ini ingin memasang lantai dari bahan granito 40 x 40 cm, berikut ini saya contohkan cara menghitung anggaran biaya untuk pasangan lantai ubin granito ukuran 40 x 40 cm. Analisa yang saya gunakan adalah dari SNI 2010, dengan perhitungan untuk volume 1 M2.

KOEFISIENSATUANURAIANHARGA SATUANJUMLAH
6.9300 BuahUbin Granito 40x40 cm80,000.00554,400.00
9.8000 KgPortland Semen1,800.0017,640.00
0.0450 m3Pasir Pasang150,000.006,750.00
1.3000 KgSemen Warna12,500.0016,250.00
0.2500 OHPekerja40,000.0010,000.00
0.1200 OHTukang Batu52,500.006,300.00
0.0120 OHKepala Tukang55,000.00660.00
0.0130 OHMandor50,000.00650.00
612,650.00

Dari contoh perhitungan diatas diketahui bahwa kebutuhan biaya untuk 1 M2 adalah Rp 612,650.00. Untuk menghitung kebutuhan biaya total tinggal mengalikan antara harga satuan x volume.

Misal: luas kebutuhan lantai 100 m2, maka perhitungan kebutuhan biayanya adalah 100 m2 x Rp 612,650.00 = Rp 61,265,000.00.

Tapi perlu diingat bahwa analisa diatas untuk granito ukuran 40 x 40 cm dan harga bahan serta upah tenaga diatas hanyalah sebuah contoh, Anda bisa menyesuaikan dengan harga material dan upah tenaga kerja yang ada di wilayah Anda. Untuk analisa tidak perlu dirubah karena itu sudah standar baku dari SNI 2010. Setelah mengetahui cara menghitung anggaran biaya pasang ubin granito diatas, semoga saja dapat memberikan wawasan dan harapannya bisa menghitung sendiri biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan lantai dirumah kita. Semoga bermanfaat..